Jenis-Jenis Sampah
Sampah Organik
adalah sampah yang mudah terurai dan berasal dari makhluk hidup
Sampah Anorganik
adalah sampah yang sulit terurai.
Ciri-Ciri Sampah Organik
Contoh Sampah Organik
Ciri-Ciri Sampah Anorganik
Contoh Sampah Anorganik
ORGANIK
- Berasal dari makhluk hidup (tumbuhan dan hewan).
- Terurai alami dalam 2 sampai 4 minggu.
- Bisa diolah menjadi kompos dan pupuk.
- Tidak membahayakan lingkungan jika dikelola.
ANORGANIK
- Berasal dari bahan buatan atau sintesis.
- Butuh ratusan tahun untuk terurai.
- Sebagian bisa didaur ulang.
- Berbahaya jika dibakar atau dibuang sembarangan.
Dampak Sampah
Yuk belajar dampak sampah terhadap lingkungan!
Pencemaran Air
Pencemaran air adalah keadaan ketika air menjadi kotor karena sampah atau limbah. Pencemaran air biasanya disebabkan karena manusia yang membuang sampah ke sungai. Akibatnya, air menjadi kotor, berbau, dan ikan sulit hidup.
Pencemaran Udara
Pencemaran udara adalah keadaan ketika udara menjadi kotor karena asap, debu, atau bau yang tidak sehat. Membakar sampah dapat menghasilkan asap yang mencemari udara dan berbahaya bagi kesehatan. Asap dari pembakaran sampah dapat menyebabkan sesak napas, batuk, dan membuat lingkungan menjadi tidak nyaman.
Pencemaran Tanah
Pencemaran tanah adalah kondisi ketika tanah menjadi kotor karena sampah atau bahan berbahaya yang dibuang sembarangan. Hal ini bisa membuat tanah tidak subur dan tidak baik untuk tanaman tumbuh.
Banjir
Sampah yang menumpuk di selokan dan sungai dapat menyumbat aliran air. Akibatnya, air meluap dan menyebabkan banjir saat hujan turun.
Kerusakan Ekosistem Laut
Sampah yang dibuang ke laut dapat merusak ekosistem laut dan mencemari air. Hewan laut seperti ikan dan penyu bisa terluka atau memakan sampah plastik sehingga menjadi sakit.
3R
3R adalah cara menjaga lingkungan agar tetap bersih dan sehat. 3R terdiri dari Reduce, Reuse, dan Recycle.
Dengan melakukan 3R, kita dapat mengurangi jumlah sampah di sekitar kita.
Yuk, biasakan melakukan 3R agar lingkungan tetap bersih dan indah!

Reduce - Mengurangi
Reduce artinya mengurangi pemakaian barang yang berpotensi menjadi sampah. Ini adalah langkah paling ampuh karena sampah tidak sempat terbentuk.
- Hindari beli air kemasan sekali pakai.
- Bawa tas kain saat belanja, tolak kantong plastik gratis.
- Ambil makanan secukupnya agar tidak ada sisa yang terbuang.
Contoh Reduce:

Reuse — Menggunakan Kembali
Reuse berarti menggunakan kembali barang-barang yang masih layak pakai, bukan langsung membuangnya setelah sekali digunakan.
- Minum menggunakan botol minum (tumbler)
- Menggunakan tas belanja berbahan kain untuk belanja.
- Menggunakan kain yang tidak terpakai lap.
Contoh Reuse:

Recycle — Mendaur Ulang
Recycle adalah mengolah sampah menjadi bahan baru yang berguna. Memerlukan proses lebih panjang, namun tetap jauh lebih baik dari membuang ke TPA.
- Sisa sayur dan kulit buah dijadikan kompos untuk pupuk tanaman.
- Mengubah botol plastik menjadi pot bunga.
- Mengubah kertas bekas menjadi kerajinan tangan.
Contoh Recycle:
Tips Kreasi dan Pengolahan Sampah
Yuk belajar cara mengelola sampah dengan lebih baik!